Wujud Kepedulian Polri: Sat Binmas Polres Sergai Evakuasi Bocah 10 Tahun Terlantar di Simpang Tol Teluk Mengkudu
Sergai – teropong24jam.com // Aksi cepat dan humanis ditunjukkan jajaran Sat Binmas Polres Serdang Bedagai (Sergai). Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang ditemukan terlantar di area Simpang Tol Teluk Mengkudu berhasil dievakuasi dan diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Sergai, Selasa (22/9/2026).
Anak tersebut diketahui berinisial A (10), warga Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai – Sumut.
Dari informasi yang dihimpun, A merupakan korban perceraian kedua orang tuanya yang kini tidak diketahui keberadaannya. Ia sempat dititipkan oleh pamannya kepada mertuanya atau neneknya sendiri di Kecamatan Perbaungan.
Namun naas, bocah malang itu justru ditemukan dalam kondisi terlantar di sekitar Simpang Tol Teluk Mengkudu. Mendapat laporan tersebut, personel Sat Binmas Polres Sergai langsung bergerak cepat melakukan evakuasi.
Dipimpin langsung oleh Kasat Binmas IPTU Abdul Malik bersama KBO Sat Binmas IPTU Hendrik Simanjuntak, IPDA Juarno SH serta para Kanit Binkamsa, Bhabinkamtibmas dan Binpolmas, A langsung diantar ke Kantor Dinas Sosial Kab. Sergai di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai untuk penanganan lebih lanjut.
Ironisnya, berdasarkan data Dinsos, A ternyata sudah 4 kali ditangani oleh Dinas Sosial dan selalu dikembalikan ke pihak keluarga dan kelurahan, namun kembali terlantar.
Pihak Dinsos pun mengapresiasi langkah cepat Polres Sergai. Untuk solusi jangka panjang, Dinsos meminta Kepala Lingkungan melengkapi data keluarga agar A bisa difasilitasi untuk bersekolah di Sekolah Rakyat (SRT) Kabupaten Sergai atau dirujuk ke Panti Asuhan.
Terpisah, Kasat Binmas Polres Sergai IPTU Abdul Malik melalui Kasi Humas AKP Bringin Jaya SH.MH dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026) membenarkan adanya kegiatan tersebut. “Langkah ini merupakan wujud kepedulian dan respon cepat Polri dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan penanganan khusus”, ujar AKP Bringin.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap pengawasan anak-anak di lingkungannya. “Kami mengimbau kepada masyarakat dan pihak keluarga agar lebih peduli. Segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun dinas terkait jika menemukan kejadian serupa demi menjaga keselamatan dan masa depan anak”, tutupnya. (MS)


