TNI Rampungkan Jembatan Gantung Terpanjang se-Indonesia di Pedalaman Kabupaten Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Teropong24jam.com // Guna menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui TNI AD, dalam rangka pemulihan pasca bencana banjir di Propinsi Aceh, Anggota TNI Angkatan Darat dijajaran Korem 011/LW telah merampungkan pembangunan jembatan gantung sepanjang 240 meter di pedalaman kabupaten Aceh Tamiang. Jembatan gantung Perintis Garuda ini termasuk Jembatan gantung terpanjang di Indonesia , yang menghubungkan desa Sekerak Kiri dengan desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang. 

Bertahun tahun warga setempat sangat mendambakan akses yang layak. Sebelum ada jembatan ini, warga desa untuk mengantarkan anak sekolah terpaksa memutar jalur darat hingga memakan waktu 1 hingga 2 jam, saat ini dengan melintas jembatan gantung yang baru dibangun , hanya memakan waktu 5 hingga 10 menit sudah sampai ketujuanya

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran,ketika mengunjugi Jembatan tersebut Selasa (19/5/2026) mengatakan bahwa, jembatan sepanjang 240 meter ini merupakan jembatan gantung terpanjang di seluruh Indonesia. Pembangunannya merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Aceh. 

“Di daerah ini puluhan tahun belum ada akses jembatan. Jembatan ini memiliki panjang 240 meter dengan kapasitas beban hingga 400 kilogram. Ini adalah solusi nyata bagi keselamatan dan ekonomi rakyat,” ujar Brigjen Ali Imran.

Dijelaskan juga bahwa , sebelum adanya jembatan ini, warga dan anak sekolah harus menggunakan perahu kayu atau menempuh jalur darat memutar selama 1 hingga 2 jam. Kini, mobilitas antar desa hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit.

Dirincikanya juga bahwa Pemulihan pasca bencana di Provinsi Aceh, di jajaran Korem 011/Lilawangsa  menargetkan 252 titik jembatan. Hingga saat ini, 108 jembatan telah rampung 100 persen, mencakup jenis jembatan Bailey, Aramco, jembatan gantung, hingga jembatan beton. Sisanya masih dalam proses pengerjaan dan memastikan seluruh pelosok Aceh akan terkoneksi dengan baik. (Yo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *