Yayang Lestari Dua Tahun Tak Dapat Komunikasi Dengan Keluarga, Anggota DPD RI Fasilitasi Pemulungan Wanita Asal Langsa Yang Terlantar di Malaysia
Langsa – Teropong24jam.com // Yayang Lestari (28) wanita asal Kota Langsa, Aceh yang terlantar di Malaysia akibat korban penempatan tenaga kerja yang tak sesuai janji awal, akhirnya dapat berkumpul kembali dengan keluarga yang difasilitasi oleh Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman SSos MSos
Awalnya dalam perjanjian kerja di Malaysia, Yayang akan dipekerjakan di sebuah restoran di negeri jiran tersebut, namun setelah sampai di Malaysia, Yayang hanya dipekerjakan sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT)
Bekerja sebagai PRT selama lebih kurang dua tahun, Yayang tidak dapat berkominikasi dengan keluarga di Langsa. Akhirnya Yayang memutuskan untuk melarikan diri dari pekerjaanya sebagai PRT dan akhirnya dirinya terlantar di negeri jiran tersebut.
Sementara itu, keluarga Yayang di Kota Langsa merasa khawatir dengan nasib Yayang di Malaysia, sebab lebih kurang selama dua tahun tidak ada komunikasi. Akhirnya pihak keluarga berinisiatif untuk melaporkan kepada Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman SSos MSos yang akrab disapa Haji Uma. Sebab sosok Haji Uma sering membantu untuk memfasilitasi kepulangan warga Aceh yang terlantar di luar negeri khususnya di Malaysia.
Kepada Haji Uma, pihak keluarga melaporkan telah kehilangan kontak dengan Yayang dan meminta bantuan kepada Haji Uma untuk menelusuri keberadaannya di Malaysia.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Haji Uma bersama timnya di Malaysia segera melakukan penelusuran dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.
Keberadaan Yayang akhirnya diketahui bahwa setelah ia melarikan diri dari majikanya, dirinya dikejar oleh agen yang menempatkannya bekerja, kemudian Yayang melapor di KBRI dan selanjutnya diamankan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.
“Alhamdulillah, setelah dilakukan koordinasi dengan tim Gabungan Aceh Bersatu (GAB) di Malaysia dan pihak KBRI, Yayang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Haji Uma, Sabtu (14/6/2026).
“Kami kemudian membantu proses pemulangannya hingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga di Langsa,” sambung Haji Uma.
Setelah beberapa waktu berada dalam perlindungan KBRI, Haji Uma membantu biaya pemulangan dengan membelikan tiket penerbangan menuju Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. Selain itu, transportasi lanjutan dari Kualanamu menuju Kota Langsa juga disiapkan dan dijemput langsung oleh Al Rizki, ungkap Haji Uma.
Menurut pengakuan Yayang, dirinya berangkat ke Malaysia setelah menerima tawaran pekerjaan dari seorang teman yang menjanjikan pekerjaan di restoran. Namun setibanya di Malaysia, pekerjaan yang diberikan ternyata berbeda dari yang dijanjikan.
“Saya diajak bekerja di restoran, tetapi setelah sampai di Malaysia ternyata dijadikan pembantu rumah tangga. Karena tidak sanggup menjalani pekerjaan tersebut, saya memutuskan melarikan diri dan mencari perlindungan ke KBRI,” ujar Yayang.
Kini Yayang telah kembali ke kampung halamannya dan berkumpul bersama keluarga. (Yo).

