HIMPAUDI Aceh Hadirkan Di Aceh Singkil Aksi Sosial Dan Layanan Psikososial Untuk Anak Dengan Pendekatan Edukatif
Aceh Singkil-teropong24jam.com
Kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI). Kegiatan ini mengusung semangat kepedulian melalui aksi sosial serta layanan psikososial yang ditujukan bagi anak-anak, dengan pendekatan yang edukatif dan menyenangkan, Rabu (22/4/2026).
Acara tersebut mendapat dukungan langsung dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Singkil, Syam’un Nst, S.ST., M.Pi., serta kehadiran Bunda PAUD Aceh Singkil, Hj. Habibatussania Safriadi.
“Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk nyata perhatian terhadap tumbuh kembang anak, khususnya dalam aspek psikososial,” ujar Syam’un.
Kegiatan tersebut, tempat di Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Singkil, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pengurus Daerah (PD) HIMPAUDI Aceh Singkil dan Pengurus Wilayah (PW) HIMPAUDI Aceh. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini, tidak hanya dari sisi akademik. Tetapi juga kesejahteraan emosional dan sosial anak,” jelas Syam’un.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah sesi “Berkisah” yang dibawakan oleh narasumber inspiratif, Bang Wahyu Qece (Wahyu Rezeki). Melalui pendekatan cerita yang interaktif dan komunikatif, anak-anak diajak untuk mengekspresikan diri, membangun rasa percaya diri, serta mengembangkan kemampuan sosial mereka dalam suasana yang menyenangkan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak di Aceh Singkil, sekaligus menjadi contoh praktik baik dalam menghadirkan layanan pendidikan yang holistik.
HIMPAUDI bersama para pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program serupa yang berorientasi pada kebutuhan dan kebahagiaan anak.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya dukungan psikososial bagi anak semakin meningkat, serta mendorong kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, organisasi profesi dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak. (ilyas)


