Walikota Langsa Pastikan Jadup Tahap II Termin Kedua Disalurkan 23-29 September
KOTA LANGSA – Teropong24jam.com // Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra SE menggelar silaturahmi dan temu ramah bersama Insan Pers Kota Langsa di Edukasi Cafee, di Gampong Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama, Senin (21/9/2026).
Acara yang dimulai pukul 17.00-20.00 WIB turut dihadiri Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari SAB, Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Pemerintahan Gampong Kota Langsa, Darma Putra SP, Asisten I Pemko Langsa, Al-Azmi SSTP, MAP, Asisten II Pemko Langsa, Hendri Seonandar SSTP, MSP, Plt. Dinas Komdigi dan Perpustakaan, Yusrizal Andria SSTP, para OPD dan Camat se-Kota Langsa, Geuchik dan perangkat Gampong Pondok Pabrik.
Dalam suasana penuh kehangatan Walikota Langsa mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melalui Kantor Pos Indonesia Cabang Langsa kembali akan menyalurkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) tahap II Termin kedua bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 24.203 penerima (jiwa) dengan total anggaran sebesar Rp32.674.050.000.
“Dimana rincian Jadup tahap II termin 2
Jumlah KK nya sebanyak 11.738 KK, Jumlah 24.203 jiwa x Rp1.350.000 total Rp32.674.050.000.,” terangnya.
Menurut Jeffry, bantuan Jadup tahap II (hanya jaminan hidup) ini diperuntukkan bagi warga Langsa dan sesuai dengan surat dari PT Pos Indonesia Kantor Cabang Langsa tentang pemberitahuan penyaluran bantuan bencana dari Kemensos RI. “Ini adalah menyangkut tentang penyaluran jaminan hidup tahap II, termin dua, yang pada beberapa waktu yang lalu telah kita salurkan dan itu tersalur kurang lebih 31.772 KK., masih ada yang belum mendapatkan secara lengkap,” ujarnya.
Ia menambahkan bantuan yang terdiri tiga macam, yaitu pertama itu tentang perabot, kemudian bantuan stimulan ekonomi, dan jaminan hidup, dan sebelumnya penerima bantuan Tahap II ada yang hanya menerima bantuan isi hunian dan stimulan ekonomi sebesar Rp8 juta. “Sedangkan untuk penyalurannya Jabup ini dimukai dari Rabu, 23-29 September 2026 melalui Kantor POS Cabang Langsa,” jelasnya.
Masih kata Walikota Langsa Jeffry Sentana, sedangkan untuk Jadup tahap III Pemko Langsa telah mengajukan usulan kepada Satgas PRR sebanyak 23.869 KK, kemudian hasil padan dari Pusdatin Kemendagri menjadi sebanyak 23.261 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 74.688 jiwa penerima. “Selanjutnya data ini akan diserahkan kepada Kemensos RI untuk dilakukan verifikasi melalui BPS RI yang kemudian hasilnya akan ditetapkan menjadi calon penerima bantuan jadup stimulan ekonomi dan isi hunian tahap III Kota Langsa.
Kemudian Jeffry menyampaikan bahwa ada satu lagi tentang bantuan usaha yakni yang diberikan nama Banpres, itu bisa didaftarkan bagi yang korban banjir melalui website banpres.langsakota.go.id, dan sudah dimulai pada 9 September 2026 dan berakhir 29 September 2026, dan sampai saat ini yang telah mendaftar sekitar 8.000-an pelaku UMKM.
‘Kami hanya mengajukan seberapa yang mendaftar, walaupun Pemko Langsa memiliki kuota sebanyak 8.950 untuk Kota Langsa dengan bantuan Rp3 juta per UMKM,” imbuhnya.
Terakhir Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra mengatakan inilah yang sudah ditempuh oleh Pemko Langsa untuk usulan bantuan Jadup bagi korban banjir pada tahun lalu. “Saya berharap semoga masyarakat dapat bersabar untuk menunggu hasilnya, Insyaallah pasti tersalurkan,” pungkas Walikota Langsa. (Dewa).


