Gegara Lupa Bayar Iuran Sebesar Rp 25 Ribu, Seorang Anak di Sergai Dilarang Ikut Lomba 17 Agustusan, Orangtua Sesalkan Tindakan Panitia

Sergai – teropong24jam.com // Semangat peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, yang seharusnya membawa kegembiraan dari Kota hingga ke Desa, justru berujung kekecewaan dan airmata bagi seorang anak warga Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) – Sumut.

Anak itu pulang ke rumah dengan tangis dan airmata setelah dilarang mengikuti perlombaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di lingkungannya, Senin (17/8/2026).

Penyebab diduga karena orangtua sang anak belum membayar iuran yang ditetapkan panitia setempat sebesar Rp 25.000,-.

E, ibu dari anak yang mengalami kejadian tersebut mengatakan kepada awak media dengan nada kecewa, “kami bukan tidak mau membayar, tetapi kami benar-benar lupa, gegara kami baru saja selesai menggelar acara pesta pernikahan salah seorang anggota keluarga kami, kami sibuk, banyak urusan, yang mengakibatkan kami lupa soal iuran ini”, katanya lirih.

Ia mengaku terenyuh melihat anaknya pulang dengan wajah basah oleh airmata, merasa ditinggalkan dan tidak diperbolehkan bermain bersama teman-temannya di hari yang seharusnya penuh kegembiraan itu.

Hingga berita ini dirilis kemeja redaksi, belum didapat klarifikasi resmi dari Kepala Dusun (Kadus) tempat tinggal sang anak.

Hal ini pun menjadi pertanyaan soal apakah aturan tentang membayar iuran itu masuk dalam aturan resmi atau tidak. Apakah hal itu upaya dari panitia untuk “mentekal” sang anak hingga ia tidak dapat mengikuti perlombaan.

Namun, apapun yang menjadi alasannya, Perlombaan yang digelar itu adalah wujud memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang mana masyarakat turut serta memeriahkan dalam bentuk mengikuti perlombaan. Namun, hal yang dilakukan panitia dirasa adalah hal yang kurang bijak, dan terkesan arogan, yang berdampak melemahkan mental sang anak.

Diharapkan kepada Pihak Pemerintahan Desa, agar segera melakukan klarifikasi dan menegur panitia, sebab memeriahkan HUT Kemerdekaan RI adalah lumrah bagi masyarakat terlebih bagi mereka yang Cinta akan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. (MS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *