Dr. Asbarudin Dinilai Layak Jadi Sekda Aceh Singkil, Putra Daerah dengan Segudang Pengalaman

ACEH SINGKIL – Teropong24jam.com // Sosok Dr. Asbarudin S.TP., MM., M.Eng dinilai layak menjadi salah satu figur yang dipertimbangkan untuk menduduki posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Singkil. Penilaian itu disampaikan salah satu pemerhati Aceh Singkil yang melihat pengalaman panjang Asbarudin di lingkungan Pemerintah Aceh sebagai modal penting untuk membawa daerah menuju arah yang lebih maju dan bermartabat, Rabu (26/8/2026).

Menurut pemerhati tersebut, Aceh Singkil membutuhkan sosok birokrat yang tidak hanya memahami karakter dan persoalan daerah, tetapi juga memiliki pengalaman luas dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat provinsi. “Kami menilai Dr. Asbarudin memiliki kapasitas dan pengalaman yang cukup. Beliau merupakan putra asli daerah, lahir di Aceh Singkil dan sudah hampir 20 tahun mengabdikan diri di Provinsi Aceh. Saatnya jika mendapat kesempatan, pengalaman itu dibawa pulang untuk membangun daerah sendiri,” ujar pemerhati tersebut.

Perjalanan karier Dr. Asbarudin di lingkungan Pemerintah Aceh disebut telah memberikan pengalaman birokrasi yang panjang. Ia pernah dipercaya sebagai Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Aceh Wilayah Singkil–Subulussalam.

Setelah menjalankan tugas tersebut, kariernya berlanjut dengan dipercaya menduduki posisi Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pendidikan Aceh, hingga kemudian mendapat amanah sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Pendidikan Aceh.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal yang tidak sedikit. Berada cukup lama dalam lingkup pemerintahan provinsi membuatnya memiliki kesempatan memahami proses penyelenggaraan pemerintahan dari perspektif yang lebih luas, sekaligus mengenal dinamika pembangunan Aceh Singkil dari dekat.

Bagi pemerhati tersebut, posisi Sekda bukan sekadar jabatan administratif. Sekda merupakan salah satu posisi strategis dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, koordinasi antarperangkat daerah terbangun, serta kebijakan kepala daerah dapat diterjemahkan menjadi program yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Karena itu, pengalaman, kemampuan manajerial serta pemahaman terhadap karakter daerah dinilai menjadi beberapa hal penting yang patut menjadi pertimbangan dalam menentukan figur Sekda Aceh Singkil. “Kita membutuhkan birokrat yang memahami pemerintahan, tetapi juga memahami daerahnya sendiri. Dr. Asbarudin punya pengalaman di tingkat provinsi dan pada saat yang sama beliau adalah putra asli Aceh Singkil. Kombinasi pengalaman tersebut tentu menjadi nilai tersendiri,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran putra daerah dengan pengalaman panjang di tingkat provinsi diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam pembangunan Aceh Singkil, terutama dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah Aceh. Harapan tersebut bukan semata-mata tentang siapa yang menduduki sebuah jabatan, melainkan tentang bagaimana pengalaman seorang birokrat dapat dikembalikan untuk kepentingan masyarakat di tanah kelahirannya.

“Kalau orang yang lahir dan besar di Aceh Singkil kemudian memiliki pengalaman hampir 20 tahun di Pemerintah Aceh, tentu ada harapan besar agar pengalaman itu suatu saat dapat diabdikan kembali untuk kampung halamannya. Tujuannya sederhana, Aceh Singkil semakin maju, semakin kuat dan semakin bermartabat,” ujarnya.

Meski demikian, penilaian tersebut merupakan aspirasi dari salah satu pemerhati Aceh Singkil. Penentuan Sekda tetap mengikuti mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, di tengah kebutuhan akan penguatan birokrasi dan tata kelola pemerintahan, nama Dr. Asbarudin dinilai layak untuk diperhitungkan sebagai salah satu putra daerah yang memiliki pengalaman dan rekam jejak birokrasi untuk ikut memberikan kontribusi terbaik bagi Aceh Singkil.

Dari Aceh Singkil untuk Aceh Singkil. Mengabdi dengan pengalaman, membangun dengan ketulusan, menuju Aceh Singkil yang lebih maju dan bermartabat. (Shr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *