Polsek Perbaungan Berhasil Mediasi Kasus Kekerasan Anak SMP, Berakhir Damai Melalui Restoratif Justice

Sergai – teropong24jam.com // Kasus kekerasan antar siswa yang melibatkan pelajar SMP di Kecamatan Pegajahan akhirnya berakhir damai. Polsek Perbaungan berhasil memediasi kasus yang terjadi pada Jumat (18/09/2026) sekitar pukul 14.30 WIB iti melalui jalur Problem Solving / Restorative Justice, pada Jumat (25/9/2026) pukul 14.00 WIB di Kantor Camat Pegajahan, Kab. Serdang Bedagai (Sergai) – Sumut.

Kasus ini sempat dilaporkan ke Polres Sergai. Namun mengingat kedua belah pihak masih berstatus anak di bawah umur dan berstatus pelajar, polisi memilih jalur damai demi masa depan keduanya. Proses mediasi mempertemukan terduga pelaku NA (Pihak Pertama) dan korban Z (Pihak Kedua) bersama keluarga masing-masing, pihak sekolah dan Pemerintah Kecamatan.

Dalam mediasi tersebut, pihak terduga pelaku bersama keluarganya mengakui kesalahan, menyampaikan permintaan maaf secara tulus, serta bersedia menanggung seluruh biaya perobatan korban. Sikap ksatria itu pun disambut baik oleh pihak korban yang sepakat menerima permohonan maaf dan mencabut laporan polisi di Polres Sergai.

Sebagai bukti, kedua belah pihak menandatangani Surat Kesepakatan Perdamaian dan bukti penyerahan biaya perobatan.

Kapolsek Perbaungan AKP Japri B Simamora SH.MH menegaskan, pendekatan keadilan restoratif adalah solusi terbaik untuk kasus anak. “Kami mengedepankan pendekatan Problem Solving dan Restorative Justice mengingat para pihak masih berstatus anak di bawah umur dan pelajar. Pihak pertama bersama keluarganya telah mengakui kesalahan, meminta maaf serta menanggung seluruh biaya perobatan korban”, jelasnya.

Lanjutnya, pihak korban pun sepakat menerima permohonan maaf dan mencabut laporan polisi di Polres Sergai.

Kapolsek juga memberikan imbauan keras kepada orang tua dan sekolah. “Kami menghimbau kepada seluruh orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan serta bimbingan kepada anak-anak agar kejadian kekerasan antar-pelajar seperti ini tidak terulang kembali di masa mendatang”, pungkasnya (MS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *